Rabu, 24 Juli 2019

Haji Idak

Yuk Bahas Tentang Bayi Sungsang

Tahukah kami jika sekitar 3-4 persen kehamilan bisa mengalami posisi bayi sungsang. Kehamilan sungsang terjadi ketika kepala bayi berada di bagian atas rahim, sementara kaki atau bokong bayi berada pada bagian bawah. Pada kehamilan ‘normal’, bayi akan secara otomatis memosisikan kepalanya di bawah atau di dekat jalan lahir untuk mempersiapkan diri menghadapi persalinan. Namun, perubahan posisi ini tidak terjadi pada kehamilan sungsang, oleh karena itu, posisi bayi sungsang akan menjadi tantangan tersendiri baik bagi ibu dan bayi dalam menghadapi proses persalinan.

bayi sungsang
Terdapat tiga jenis posisi sungsang, yaitu sungsang sempurna, sungsang murni, dan sungsang kaki (footling). Pengelompokkan posisi tersebut tergantung pada letak bayi pada rahim, namun yang pasti, dalam ketiga posisi tersebut, bagian bawah bayi berada pada mulut jalan lahir.

Para dokter tidak dapat menjelaskan secara pasti mengapa posisi sungsang terjadi, akan tetapi, menurut American Academy Assocation, terdapat beberapa sebab mengapa bayi memosisikan diri mereka dalam posisi yang ‘salah’ pada rahim. Penyebab tersebut antara lain:

•    Jika seorang wanita telah hamil berkali-kali.
•    Kehamilan kembar.
•    Jika seorang wanita memiliki riwayat melahirkan secara prematur.
•    Cairan ketuban terlalu banyak atau terlalu sedikit. Cairan yang terlalu banyak memberi ruang yang terlalu banyak bagi bayi untuk bergerak, sementara cairan yang terlalu sedikit tidak memungkinkan bagi bayi untuk bergerak.
•    Bentuk rahim yang tidak normal
•    Plasenta previa

Jika Anda mempunyai bayi dalam posisi sungsang, dokter akan merekomendasikan Anda untuk melahirkan dengan cara operasi caesar. Namun, sebelum Anda memutuskan bersedia untuk melakukan operasi caesar, mungkin terdapat cara-cara yang bisa Anda lakukan agar bayi berada dalam posisi normal dan Anda bisa melahirkan normal.

•    Melakukan external cephalic version (ECV)
Dokter akan menyarankan Anda untuk melakukan external cephalic version (ECV) sebagai upaya untuk mengubah posisi kepala bayi menjadi di bawah, jika Anda berada pada usia kehamilan 36-38 minggu. Namun, jika Anda memiliki kondisi, seperti kehamilan kembar, kelainan pada sistem reproduksi, atau masalah pada plasenta, dokter mungkin tidak menyarankan Anda untuk melakukan ECV.

ECV dilakukan dengan cara memberi tekanan kuat pada perut Anda dengan tangan, sehingga bayi mengubah posisinya menjadi kepala di bawah. USG dapat digunakan untuk memandu jalannya ECV ini. ECV akan dilakukan mendekati waktu kelahiran, sehingga jika hal yang tidak diinginkan terjadi, ECV akan dihentikan dan bayi dapat lahir dengan cara operasi caesar.

ECV akan lebih mungkin untuk berhasil jika Anda pernah melahirkan sebelumnya atau Anda memiliki banyak cairan ketuban. Terkadang, ECV juga tidak berhasil dan dapat menimbulkan komplikasi, seperti kantung ketuban pecah terlalu cepat, perubahan denyut jantung bayi, abrupsio plasenta, dan kelahiran prematur.

•    Melakukan olahraga
Anda bisa melakukan beberapa gerakan olahraga untuk membantu mengubah posisi bayi sungsang Anda. Beberapa gerakan olahraga yang bisa Anda lakukan adalah:

1.    Breech tilt. Lakukan gerakan ini dengan cara berbaring di lantai dan taruh kedua kaki Anda di atas kursi. Kemudian simpan bantal di bawah pantat Anda, sehingga posisi Anda membentuk sudut 45 derajat dengan lantai. Tetap berada dalam posisi ini maksimal selama 15 menit atau sampai Anda merasa tidak nyaman.

2.    Berjalan. Berjalan merupakan olahraga yang paling mudah Anda lakukan selama kehamilan. Berjalan juga dapat membantu bayi Anda untuk bergerak menemukan posisi yang tepat. Cobalah untuk berjalan selama 30 menit setiap hari selama kehamilan.


3.    Posisi lutut-dada. Lakukan dengan cara berlutut di lantai, kemudian tempatkan kepala atau dahi Anda di lantai (menghadap lantai, seperti posisi sujud). Mungkin Anda perlu menempatkan bantal pada bagian lutut dan kepala Anda agar lebih nyaman. Pertahankan posisi ini selama 15 menit dan lakukan gerakan ini sebanyak 3 kali sehari.

Namun jika cara-cara diatas masih belum bisa membuat bayi kembali keposisi normal, alangkah baiknya mempertimbangkan kelahiran dengan cara operasi ceaser. 

Operasi caesar saat bayi berada dalam posisi sungsang sangat disarankan untuk dilakukan. Ini adalah cara yang paling aman. Jika Anda tetap ingin melahirkan normal dalam kondisi posisi bayi sungsang, dikhawatirkan ini akan menimbulkan risiko komplikasi pada bayi Anda.

Haji Idak

About Haji Idak -

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Subscribe to this Blog via Email :