Jumat, 20 Januari 2017

Unknown

Omset Pedagang Cabai Turun Karena Kenaikan Harga

kenaikan cabai

Kenaikan harga cabe justru malah malah membuat omset pedagang cabai turun, seperti yang cheapugsmallsale.com kutip dari liputan6.
Pedagang sayuran di pasar tradisional di Jakarta meminta pemerintah mencari cara yang nyata untuk menurunkan harga cabai rawit merah. Saat ini harga komoditas tersebut masih bertahan di harga Rp 130 ribu per kilogram (kg) atau lebih mahal dengan harga daging sapi.

‎Sarti (40), salah satu pedagang di PD Pasar Jaya Pasar Buncit, Jakarta Selatan, mengatakan, saat ini harga cabai rawit merah masih terus berfluktuatif. Jika pada hari sebelumnya turun, tiba-tiba bisa naik.

"Harga masih turun naik. Sekarang harganya Rp 130 ribu. Kemarin di Rp 120 ribu, nanti bisa turun jadi Rp 110 ribu. Jadi cepat banget naik turunnya," ujar dia di Jakarta, Jumat (20/1/2017).

Selama lonjakan harga cabai ini berlangsung, ucap Sarti, konsumen mengurangi pembeliannya. Jika biasanya membeli setengah kg, saat ini pembeli hanya membeli 1 ons.

"Kalau yang untuk rumah tangga biasanya ibu-ibu beli setengah kilo (kg).‎ Tapi sekarang cuma beli 1 ons, itu pun isinya paling cuma beberapa biji. Satu ons saja sudah Rp 8.000-an," kata dia.

Sarti mengaku, meski harganya tinggi, dia tidak mengambil untung banyak dari penjualan cabai ini. Dia mengaku justru saat harga cabai normal, pedagang bisa mendapatkan untung lebih banyak.

"Ini harga tinggi tapi untungnya sedikit. Kita kan ambil paling ambil (untung) Rp 3.000-Rp 5.‎000 per kg. Kalau dulu harga murah dan yang beli banyak jadi bisa lebih untung. Tapi kalau sekarang yang beli sedikit, untungnya juga sedikit," ujar dia.

Unknown

About Unknown -

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Subscribe to this Blog via Email :